FrieNd oR FoE

JANGAN SEBUT DIRIMU SAHABAT
jika disaat aq butuh kau menjauh..
JANGAN SEBUT DIRIMU SAHABAT
jika disaat aq menangis kau tertawa bersama yg lain..
JANGAN SEBUT DIRIMU SAHABAT
jika kau hanya ingin SENANG bersama diriku N pergi disaat aq tertunduk sedih N lemah tak berdaya
JANGAN SEBUT DIRIMU SAHABAT
jika hanya keuntungan yg ingin kau peroleh bersamaku
JANGAN SEBUT DIRIMU SAHABAT
jika kau hanya perlukanku disaat kau butuh N pergi disaat kau sng…
pernahka kau berfikir apa arti sebuah persahabatan itu??
pernakah kau tau betapah sedihny aq disaatku butuh kau malah pergi menjauh..
mungkin CINTA memang yg terkuat..
dy lebih penting dari pada SAHABATMU ini yg tlah lama kau kenal,
yg slalu memberi t4 bersandar disaat kau lemah
menghapus air matamu disaat kau menangis..
menjadi tumpuanmu disaat kau terjatuh..

dimanakah arti sebuah PERSAHABATAN yg dulu slalu KITA SEBUT???

masihkah kau ingat kenangan manis dulu disaat hanya ada AKU,KAU DAN MEREKA para SAHABATMU??
disaat kita tertawa bersama..
disaat kita menangis bersama.
disaat kita bergembira bersama.
aq rindu disaat kita saling melengkapi satu sama lain.
aku ada disaat kau butuh,begitupun kau yg ada disaat kubutuh dirimu

tapi sekarang setelah kita jauh,
kau menemukan SAHABAT BARU YG JAUH LEBIH BAIK DARI PADA AKU,DAN SAAT KAU MENEMUKAN CINTAMU…

TLAH HILANG SEBUAH ARTI PERSAHABATAN YG DULU SLALU KITA BANGGAKAN BERSAMA..

dan sekarangku mengerti KAU dan AKU ADALAH T.E.M.A.N
BUKAN S.A.H.A.B.A.T.
S.O
THANKS 4 MY FREINDS….

Inspirated by :http://www.facebook.com/notes/allendra-kageru-nakamura/persetan-denganmu/402984647532

*****************
I’m not Plagiate…..

Suka banget ma puisi yang kamu buat jadi q posting ulang ajah……

*********************************************************

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment

Benarkah Aku????

Entah harus dari mana aku memulai cerita ini..Rasanya aku tak sanggup bila harus ku ceritakan semua ini, tapi jika aku tak memulainya…rasanya seperti ada beban yang teramat berat di dalam hatiku ini…

Sudah dua atw hampir tiga hari nie aku merasa ada yang berbeda dari mereka. Aku tak tau apa itu..aku memang merasa bersalah pada mereka. Tapi ku pikir tindakan ku itu benar karena saat ini aku juga merasa kesal pada mereka. Sebenarnya setelah mereka pulang dari liburan itu aku merasa sudah ada yang beda…Walaupun sudah dari awal aku merasakannya. tapi aku mencoba menepis perasaan itu agar persahabatan kami bisa terus berjalan.

Semakin lama aku bersama mereka, dan aku semakin pahami watak masing2 dari mereka. Dan sampai sekarang aku sudah tau semua apa yang ada dalam pikiran kalian.Aku sadar sekali siapa aku ini, aku tak bisa mengikuti arah pergaulan kalian yang selalu “WAH”.Mungkin kalau sekali2 oke lah aku bisa ikuti.

Tapi aku harus minta maaf pada mereka karena untuk saat ini aku akan fokus pada masa depanku. AKu tak mau mengecewakan Bapak, Ibu dan kakak2ku yang sudah susah payah memperjuangkan pendidikan ku sampai ke bangku kuliah. Aku tau apa yang kedua orang tuaku rasakan karena suatu saat nanti aku akan menjadi orang tua juga. Maka dari saat inilah aku akan memulai untuk belajar menjadi orang tua dan harus bekerja keras untuk kedua orang tuaku.

Maafkan kau sobat kalau saat ini aku bersikap seperti ini pada kalian.Aku tau kalian tak bermaksud menjauhiku…aku janji suatu saat nanti kalian akan tau maksud dari semua ini…

Aku ingin ucapkan terima kasih pada my best classmate (df) yang sudah mencoba memahami ku walaupun aku tau kau telah tau apa yang terjadi..Terima Kasih sudah menjaga perasaan dan persahabatan ini.

Posted in Anggunesia | Leave a comment

Nothing feel bored talking about ANGGUN!!!!

Jam sudah menunjukkan pukul 2.48 AM…

Kyaknya udah malem banget ya….ehhh salah dunk….udah pagi nie….tapi mata gw masih ajah melek….

Akhirnya gw putusin mampir ke paman Google buat nyari2 berita2 terbaru tentang Si Mbak…eh..ternyata blom ada yang baru2 bener…tapi untungnya ada sebuah forum yang menyedot perhatianku karena bahasannya tentang Si Mbak semua….setelah gw baca…eehh tiba2 gw lihat ada postingan salah satu anggota forum yang agak sedikit bwat kuping gw merah nie….

Kita (Anggunesia) semua tw kq…bwat kalian yang gak suka atw dengan alasan lain untuk berkomentar tentang Si Mbak…tolong banget ya jangan bwat Anggunesia dongkol nie…..

Gw sebagai Anggunesia,,udah kewajiban nie bwat ngebelain semua hal yang berkaitan dengan Si Mbak….Siapa sih  yang gag tw ma ANGGUN CIPTA SASMI atau yang sekarang lebih akrab disapa ANGGUN….klo yang lahirnya sekitar taon 80-an pastinya kenal ma Si Mbak….dari kecil bakat nyanyinya dah ada…wajar ajah lah karena bapaknya seorang seniman dan ibunya seorang penyanyi Bandung…sejak usia 7 taon Si Mbak dah nyanyi..dan umur 9 taon mulai album debutnya yang pertama….albumnya pun sukses besar. Dilanjutkan dengan album2 berikutnya yang mengantarkannya beranjak dewasa….masih TOP BGT daaahhh…

Dan pada akhirnya (1992) Si Mbak memutuskan untuk mencari sesuatu yang wonderfull bwat karir selanjutnya….dengan modal tekat yang kuat Si Mbak meninggalkan Indonesia dan mencoba berkarir di luar Asia, tepatnya di Amerika…tapi emang nasib orang gag ada yang bisa nebak…Amerika belum mengizinkannya untuk berkarir…tapi itu tidak menyurutkan  tekadnya yang sanga2 kuat seklai untuk menjadi penyanyi Internasional….Dan Alhamdulillah ALLAH SWT mengabulkan apa yang dicita2kannya…Ya daratan Eropa membuka jalannya untuk sukses sebagai penyanyi Internasional…Dengan Hits song ” La Neige Au Sahara” yang fenomenal di Prancis mengukuhkannya sebagai penyanyi wanita terbaik di Prancis….Uppzzz…gag sampe disini ajah tuh gema nya…..yang lebih bwat gw semakin menggilai Si Mbak karena berkat “Snow On The Sahara” lah Amerika mulai menyorotnya….Gimana gag gt ya….Nie lagu bwat semua orang tergila2…..dan menyukseskan Si Mbak……berbagai penghargaan di berikan pada Si Mbak….

Dan sekarang gw semakin GILA dibuatnya….sampe2 temen2 gw pada ngomongin gw….”Ndra, loe cowok kq lagu2 nya kyak gt semua sih”, celetuk salah seorang temen gw…gw sih pura2 gag tw ajah….Gw juga gag tw kenapa ya..gw kurang minat banget ma musik2 yang dibawain ma Band2 gt…tapi adalah yang gw suka sih…gag semuanya kq gw gag suka…Tapi kalo udah bicara selera..Gw gag bisa dipisahin ma lagu2nya Si Mbak……mw orang ngomong apa tentang gw..gw mah cuek2 ajah..masa’ bodoh lah ma semua itu….

Gw gag tw kenapa gw jatuh cintanya ma Genre music yang Up-Beat…dan rata2 semua lagunya itu berasal dari penyanyi atau musisi wanita diseluruh dunia…Mulai dari ANGGUN, BEYONCE, BRITNEY SPEARS, PUSSY CAT DOLLS, CELINE DION, DESTINY’S CHILDS, TATA YOUNG, MADONNA, RIHANNA, MARIAH CAREY, LADY GAGA, DLL. Jujur ya….Nama2 itu emang yang mengilhami gw dengan aliran music yang gw sukai…..dan yang paling mengilhgami gw dari dulu sampe sekarang adalah ANGGUN….Kenapa???

Nie gw bagi cerita kenapa gw sangat GILA sekaligus CINTA ma ANGGUN :

“Buat gw..music itu adalah hidup gw…dan music yang gw cintai adalah music yang bisa bwat gw HAPPY saat gw dengerin lagu itu dan bwat gw tw makna dari tiap bait lirik2 lagu itu…Gag terlalu berlebihan bwat gw kali ya kalo gw terlalu mencintai ANGGUN…seandainya ada kesempatan lahir kembali untuk kedua kalinya…Gw pengen banget bisa sukses kayak Si Mbak…gw pengen banget mengikuti jejak langkahnya….atw gag dalam kehidupan sekarang ajah lah,….gw pengen untuk kehidupan kedepan nanti akan lebih baik…Gw pengen mengikuti langkah suksesnya Si Mbak….Memiliki sebagian jiwanya yang kuat dengan tekad yang bulat dan gag cepat menyerah dan cepat puas dengan apa yang di dapat. Bwat gue ANGGUN adalah inspirasi gw..gag cuma buat wanita ajah….ANGGUN is my Isnpiration…..”

Stop it….!!!!!!!

Posted in Anggunesia | Leave a comment

Biografi My Sister

Anggun C. Sasmi

Biodata

Nama lahir                     :  Anggun Cipta Sasmi
Lahir                                 : 29 April 1974 (umur 35)Jakarta, Indonesia
Genre                                : Pop, Rock, R&B, World music
Pekerjaan                        : Penyanyi/Penulis lagu
Tahun aktif                      :1986–sekarang
Perusahaan rekaman  : Heben, Sony BMG, Warner

Biografi

Anggun Cipta Sasmi (lahir di Jakarta, 29 April 1974; umur 35 tahun) adalah penyanyi asal Indonesia yang saat ini telah memiliki kewarganegaraan Perancis. Ia merupakan putri dari Darto Singo, seorang seniman Indonesia dan Dien Herdina, seorang perempuan yang masih kerabat Keraton Yogyakarta. Mengawali kariernya dengan tampil di panggung Ancol di usia 7 tahun,Anggun kemudian merekam album anak-anak 2 tahun kemudian.Di bawah bimbingan Ian Antono, Anggun memulai debutnya di Indonesia di tahun 1986 melalui album Dunia Aku Punya. Pada usianya yang masih sangat muda Anggun telah berhasil menggapai puncak popularitasnya sebagai penyanyi rock di Indonesia dengan diraihnya penghargaan “Artis Indonesia Terpopuler 1990-1991″.Pada tahun 1994, Anggun memutuskan untuk meninggalkan Indonesia dan mewujudkan impiannya menjadi artis bertaraf internasional. Dengan bantuan Erick Benzi, seorang komposer besar Perancis, pada tahun 1997, Anggun berhasil merilis album internasional pertamanya, Snow on the Sahara, di lebih dari 33 negara di seluruh dunia.

Saat ini Anggun bermukim di Perancis dan Kanada untuk melanjutkan karier internasionalnya. Sejak tahun 1997, album-album Anggun direkam dalam dua bahasa, Inggris dan Perancis. Dengan 4 album internasionalnya, Anggun tercatat sebagai penyanyi Asia paling sukses di luar Asia.

1974–1994

Masa kecil

Anggun merupakan putri pertama dari pasangan Darto Singo, seorang seniman Indonesia dengan Dien Herdina, seorang ibu rumah tangga yang masih keturunan keraton Yogyakarta.[1] Anggun menempuh pendidikan dasarnya di sebuah sekolah Katolik di Jakarta, walaupun Anggun adalah seorang Muslim. Anggun dibesarkan dalam keluarga yang penuh seni. Sejak usia 7 tahun Anggun digembleng latihan vokal setiap hari oleh ayahnya.[8] Anggun diajarkan berbagai latihan teknik vokal dengan penuh disiplin. Tidak hanya itu, Anggun juga diajarkan bermain piano. Dengan dimanajeri ibunya, Anggun kemudian mulai tampil di atas panggung, meskipun sering hanya dengan imbalan nasi bungkus.[8] Pada usia 9 tahun, Anggun mulai menciptakan lagu-lagunya sendiri dan mulai merekan album anak-anak.[4]

Karier di Indonesia

http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png

Tua Tua Keladi (1990)

Saat menginjak usia 12 tahun, Anggun meluncurkan album rock pertamanya berjudul Dunia Aku Punya. Album tersebut diproduseri oleh gitaris rock terkenal Indonesia, Ian Antono.[1] Album pertamanya mendapat sambutan yang lumayan di akhir tahun 1980-an. Nama Anggun mencapai puncak popularitasnya di tahun 1990 setelah merilis singel berjudul “Mimpi”,[9] kemudian disusul “Tua Tua Keladi” dan “Takut” yang menjadi hits saat itu.[10] Anggun berhasil meraih penghargaan sebagai “Artis Indonesia Terpopuler 1990-1991″.[4][5] Anggun kemudian merilis banyak singel dan album, mengantarkannya menjadi penyanyi rock remaja papan atas di era awal 1990-an.[4]

Di tengah puncak popularitasnya sebagai lady rocker di Indonesia, Anggun malah memutuskan untuk menikah muda pada tahun 1992 dengan Michel de Ghea, seorang warga negara Perancis. Anggun pertama kali bertemu dengan Michel saat mengadakan tour ke Banjarmasin.[8] Meskipun demikian, ternyata popularitas Anggun tidak meredup. Ia kemudian berhasil menjadi penyanyi termuda yang mendirikan perusahaan rekamanya sendiri, PT Bali Cipta Record.[5]

Hingga tahun 1994, Anggun sudah tercatat sebagai penyanyi mapan di Indonesia dengan penjualan mencapai jutaan kopi. Selain telah memiliki perusahaan rekaman sendiri, Anggun juga telah memproduseri sendiri albumnya.[11] Anggun telah merilis sebanyak 5 album solo yaitu Dunia Aku Punya (1986), Anak Putih Abu Abu (1991), Nocturno (1992), Anggun C. Sasmi… Lah!!! (1993) dan Yang Hilang (1994), ditambah belasan singel dan kompilasi.[12]

1995–1996

Meninggalkan Indonesia dan masa-masa awal di Eropa

Pada tahun 1994, Anggun memutuskan untuk meninggalkan kariernya di Indonesia guna mewujudkan impiannya menjadi penyanyi bertaraf internasional. Ia kemudian menjual perusahaan rekamannya dan hijrah ke Eropa bersama suaminya, Michel de Ghea. Anggun menetap di London, Britania selama setahun untuk memulai kariernya lagi dari bawah. Ia rajin mengirim demo rekaman ke berbagai studio di Britania dan juga pergi ke klub-klub untuk memperkenalkan dirinya sebagai penyanyi. Biaya hidup yang tinggi di London, membuat uang hasil penjualan perusahaan rekaman Anggun habis sedikit demi sedikit.[13] Anggun pun harus menerima kekecewaan tatkala semua demo rekamannya tidak mendapat respon positif. Anggun akhirnya berada pada kesimpulan bahwa kariernya tidak akan pernah tumbuh di Britania dan berencana untuk memulai karier di negara Eropa lain. Ia sempat berniat pindah ke Belanda, namun kemudian ia beralih ke Perancis.

Dua tahun setelah meninggalkan Indonesia, Anggun akhirnya berhasil bertemu dengan Erick Benzi, salah seorang produser besar Perancis yang pernah menangani album sejumlah penyanyi kenamaan seperti Celine Dion, Jean-Jacques Goldman dan Jhonny Hallyday.[6] Benzi terpikat oleh kemampuan vokal Anggun dan seketika menawarkannya untuk rekaman album. Anggun kemudian terbang ke Manila, Filipina untuk mengikuti audisi Sony Music International. Dalam audisi tersebut, Anggun berhasil menyisihkan para penyanyi dari berbagai negara hingga akhirnya berhasil mendapat kontrak Sony untuk 5 album. Sebelum masuk dapur rekaman, Anggun mempelajari bahasa Perancis di Alliance Française selama sebulan.[14][8]

1997–1999

Album pertama dan kesuksesan internasional

Pada tanggal 24 Juni 1997, album pertama Anggun bertajuk Au nom de la lune dilepas ke pasaran Perancis. Singel pertama Anggun, “La neige au Sahara”, mendapat tempat di hati peminat musik Perancis bahkan hingga Belgia, Swiss dan Kanada.[5] Singel ini tercatat sebagai lagu yang paling sering diputar di radio-radio Perancis tahun 1997 dan menjadi salah satu Hit Summer ‘97.[6] Melalui album ini, kini Anggun berubah total dari seorang penyanyi rock tomboy menjadi penyanyi pop yang romantis dan sensual.[15][8][16] Album yang memuat elemen world music ditambah bunyi-bunyian instrumen tradisional Indonesia (tambur, seruling, kemiri) ini berhasil mereguk sukses dengan penjualan lebih dari 150.000 kopi di Perancis dan Belgia, menjadikannya seorang artis berbangsa Indonesia pertama yang berhasil meletakkan nama sejajar dengan artis-artis Perancis yang ada.[16][15]

Setahun berikutnya, Anggun meluncurkan versi bahasa Inggris dari album pertamanya dengan judul Snow on the Sahara. Album ini dirilis resmi di lebih dari 33 negara di Eropa, Asia, dan Amerika.[6][7][4] Album ini berhasil meraih sukses dengan penjualan mencapai lebih dari satu juta keping, menjadikan Anggun sebagai penyanyi Asia terlaris di luar Asia. Singel “Snow on the Sahara” seketika menjadi hit dan berhasil mencapai posisi puncak di 15 negara, termasuk Italia dan Spanyol.[17][7][18] Pada tahun 1999, singel ini juga berhasil menduduki posisi Top 5 pada UK Club Charts di Inggris dan terpilih sebagai lagu promo jam tangan mewah dunia, Swatch.[4][6]

Debut di Amerika Utara

Album Snow on the Sahara dirilis di Amerika Serikat pada Mei 1998 oleh Epic Records.[3] Anggun melakukan tour selama sembilan bulan di negara itu untuk mempromosikan albumnya.[19] Saat berada di sana, Anggun diundang oleh penyanyi Sarah McLachlan untuk tampil di Lilith Fair, sebuah festival musik wanita berkeliling Amerika.[14] Anggun juga tampil di acara New York “Sessions at West 54th” dan menjadi satu-satunya penyanyi Asia yang mendapat kehormatan tampil pada acara Divas Live di Las Vegas.[20][21] Anggun sempat muncul di media Amerika, seperti majalah Billboard dan Rolling Stone.[4] Anggun juga beberapa kali tampil di TV Amerika, seperti dalam acara The Rossie O’Donnel Show dan wawancara di CNN Internasional dalam program World Beat.[14][22]

Dengan 3 singelnya, Anggun berhasil menoreh sejarah dengan menjadi penyanyi Asia pertama yang memasuki tangga lagu Billboard. Singel “Snow on the Sahara” mencapai posisi 16 di Billboard Hot Dance/Club Play serta posisi 19 di Billboard Border Breaker charts.[23][14] Lagu Anggun juga menduduki posisi kedua setelah Céline Dion dalam Billboard journalist’s favourite singles of ‘98.[14] Meskipun cukup fenomenal, album Anggun ini terbilang gagal di Amerika dan tidak mampu menembus tangga album Billboard 200. Album ini menduduki peringkat 23 di Billboard Heat Seekers Chart dan sampai saat ini terjual sekitar 200.000 keping di seluruh Amerika.[24][19][25]

2000–2003

Perceraian, pergantian kewargangaraan dan album kedua

Anggun akhirnya resmi becerai dengan Michel de Ghea pada tahun 1999. Tahun berikutnya, Anggun juga memutuskan melepaskan kewarganegaraan Indonesia-nya. Perpindahan kewarganegaraan Anggun ini sempat menuai kontroversi di tanah air dan banyak pihak mempertanyakan nasionalismenya. Pada acara Kick Andy tahun 2006, Anggun menyatakan bahwa ia berpindah kewarganegaraan akibat susahnya birokrasi KBRI sehingga menyusahkannya sebagai penyanyi yang punya jam terbang cukup tinggi di luar negeri. Anggun juga menyatakan bahwa yang berganti hanyalah warna paspornya, sementara ia sampai kapanpun akan tetap menjadi orang Indonesia.[8]

Album kedua Anggun dirilis pada tahun 2000 dengan judul Chrysalis (versi bahasa Inggris) dan Désirs contraires (versi bahasa Perancis). Album keduanya ini masih digarap oleh Erick Benzi, namun kali ini Anggun yang menulis semua lirik lagu berbahasa Inggris. Jika di album pertamanya bergenre etnik, maka kali ini Anggun mencoba unsur R&B dan Europop. Dirilis resmi di 15 negara di Eropa dan Asia, sayangnya album ini tidak lagi dirilis di Amerika Serikat, meskipun singel pertamanya sempat beberapa kali mengudara di radio-radio Amerika.

Album ini menelurkan hits berjudul “Still Reminds Me”. Singel ini berhasil menduduki Top 5 dalam The Music & Media Europe Brokers Breakers Charts dan mencapai posisi puncak di Asian United Chart. Khusus pasaran Asia Tenggara, Anggun merilis sebuah singel berbahasa Indonesia berjudul “Yang ‘Ku Tunggu”. Album kedua Anggun ini kembali terjual di atas satu juta keping, bahkan berhasil meraih Gold di Italia hanya dalam waktu seminggu.[7]

Pada akhir tahun 2000, Anggun mendapat undangan untuk tampil pada konser Natal di Vatikan bersama Bryan Adams. Anggun kemudia menggelar tur pertamanya keliling Eropa dan Asia. Konser pertama Anggun dimulai di Le Bataclan, Perancis pada 1 Februari 2001 dan berakhir di Kallang Theater, Singapura pada 30 April 2001.[6] Anggun juga tampil di berbagai acara musik internasional diantaranya World Music Awards, MTV Awards, Top of the Pops, Silver Screen Awards, Women Inspire Awards, dan lainnya.[7][26]

Kolaborasi, pergantian label dan pernikahan kedua

Dari tahun 2001 hingga 2003, Anggun terlibat dalam banyak proyek kolaborasi. Dari sejumlah kolaborasi yang dilakukannya yang cukup sukses yaitu dengan DJ Cam dalam lagu jazz “Summer in Paris” (2001), dengan Deep Forest pada lagu bercengkok Sunda, “Deep Blue Sea” (2002) serta duet dengan penyanyi rock terkenal Italia, Piero Pelù dalam singel “Amore Immaginato” (2003). Singel duet Anggun dengan Piero Pelu bahkan berhasil menduduki posisi puncak National Italian Airplay Chart selama 2 bulan.[26]

Anggun juga terlibat dalam proyek 2 film besar Skandinavia, yaitu Anja & Viktor dan Open Hearts.[7] Anggun merilis sebuah lagu berjudul “Rain (Here Without You)” untuk Anja & Viktor di tahun 2001. Tahun berikutnya, Anggun merilis album soundtrack Open Hearts di tahun 2002.[27][28] Di album berbahasa Inggris ketiga ini, Anggun bekerja sama dengan 2 musisi asal Denmark, Jesper Winge Leisner and Niels Brinck. Singel dari album ini, “Open Your Heart”, dinominasikan meraih penghargaan “Best Song” pada Danish Film Awards 2003.[7]

Pencapaian karier Anggun mengantarkannya meraih sejumlah apresiasi. Ia dianugerahi penghargaan “The Cosmopolitan Asia Women Award” di tahun 2000 serta “The Women Inspire Award” di tahun 2002, sebagai penyanyi yang memberi inspirasi kepada seluruh wanita Asia atas kariernya sebagai penyanyi solo asal Asia yang sukses di dunia internasional.[29][4] Pada Januari 2003, Anggun hadir di MIDEM Awards untuk menerima penghargaan prestisius, Diamond Award, yang diserahkan langsung oleh Menteri Kebudayaan Perancis. Penghargaan tersebut mengukuhkannya menjadi salah satu penyanyi berbahasa Perancis tersukses di luar Perancis.[7]

Pada tahun 2003 Anggun memutuskan untuk menghentikan kerja samanya dengan Sony Music, meskipun kotraknya belum selesai. Langkah ini diambil Anggun akibat telah berubahnya struktur perusahaan itu di berbagai negara.[30] Anggun juga memutuskan pindah ke Montreal, Kanada untuk memperlebar sayapnya di Amerika. Di sini pula Anggun kemudian bertemu jodoh dengan Olivier Maury, seorang sarjana politik Kanada dan mereka menikah di tahun 2004.

2004–2006

Album ketiga hingga menjadi duta PBB

Anggun kembali tampil dengan album ketiganya berjudul Luminescence di tahun 2005. Berbeda dengan album-album terdahulu, kali ini untuk versi bahasa Perancis dan bahasa Inggris dirilis dengan judul yang sama. Setelah 5 tahun tidak merilis album studio, Anggun yang sebelumnya di bawah label Sony Music, kini pindah ke Universal.[27] Selain itu, di album ini posisi Erick Benzi sebagai produser telah digantikan oleh nama-nama tersohor dalam dunia musik Perancis seperti Jean-Pierre Taieb, Lionel Florence, Evelyn Kraal, dan Jean Faque. Album ini berhasil meraih status Platinum di Eropa dan 4x Platinum di Asia.[31]

Singel pertama dari album ini, “Être une femme”, telah dinobatkan sebagai Lagu Paling Populer Tahun 2004 oleh Radio France International, sebuah stasiun radio bertaraf internasional di Perancis. Versi berbahasa Inggrisnya, “In Your Mind”, merupakan lagu yang sangat populer di Asia. Di Timur Tengah, lagu ini berhasil mencapai posisi puncak tangga lagu Turki, Uni Emirat Arab, dan Lebanon. Singel kedua album ini, “Saviour”, juga menjadi hit dan terpilih sebagai soundtrack dari film box office, The Transporter 2.[15]

Pada ini, Anggun menerima sebuah penghargaan tertinggi “Chevalier des Arts et Lettres” dari pemerintah Perancis atas prestasi karier dan kontribusinya pada budaya Perancis di seluruh dunia.[32][33] Anggun juga ditunjuk sebagai juru bicara Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Skim Mikrokredit, sebuah program pengentasan kemiskinan di seluruh dunia.[34] Anggun juga terpilih menjadi ambassador bagi Audemars Piguet, sebuah perusahaan jam tangan mewah dunia asal Swiss.[35]

Best-Of

Pada tahun 2006, Anggun merilis ulang album Luminescence dengan menambahkan tiga lagu baru dan foto-foto terbaru. Singel terbarunya yaitu “Juste avant toi” atau “I’ll Be Alright” telah direkam secara rahasia di Jakarta dan Bali. Di Perancis, Swiss, Belgia, dan negara berbahasa Perancis lainnya, Luminescence Repackage dipasarkan pada 21 Agustus 2006. Sebuah buku foto Anggun disertakan dalam setiap pembelian album tersebut. Pada tahun tersebut, Anggun juga melakukan duet dengan penyanyi legendaris Julio Iglesias dalam lagu “All of You”.[36]

Bertempat di Jakarta Convention Center, pada tanggal 25 Mei 2006, Anggun menggelar konser tunggalnya di Indonesia secara besar-besaran. Tiket yang disediakan yakni sebanyak 5.000 lembar seluruhnya habis terjual.[15][37] Kompas menyebutnya sebagai salah satu konser terspektakuler sepanjang tahun. Anggun kemudian menerima penghargaan khusus dari Anugerah Musik Indonesia sebagai “Artis Internasional Terbaik”.[38][39] Anugerah khas itu diberikan atas keberhasilannya mengukir nama di luar negeri dan menaikan nama industri musik Indonesia di mata internasional. Menutup tahun itu, Anggun merilis kompilasi terbaik berjudul Best Of. Album ini menampilkan hits Anggun selama karier internasionalnya, ditambah tiga lagu lawas Anggun: “Mimpi”, Bayang-Bayang Ilusi” dan “Takut”, yang dinyanyikan ulang dengan iringan Andy Ayunir dan Orkestra Saunine.[40]

2007–sekarang

Elevation

Pada tahun 2007, Anggun terlibat dalam penggarapan film dokumenter berjudul Un jour sur terre atau Earth. Anggun bertindak sebagai narator dan merilis singel soundtrack dari film tersebut. Di akhir tahun 2008, Anggun merilis album keempatnya bertajuk Elevation. Di album ini, Anggun mengubah total aliran musiknya dengan memasukan jenis musik hip hop dan urban.[41][42] Anggun menggandeng produser hip hop asal Amerika Serikat, Tefa dan Masta. Anggun juga berkolaborasi dengan sejumlah penyanyi rap diantaranya Pras Michel (personel The Fugees), Sinik dan Big Ali serta Laurent Wolf dan Tomer G. untuk meremix lagu-lagunya.[43] Di Indonesia, sebelum dirilis resmi pada 1 Desember 2009, album ini bahkan telah mendapat penghargaan Double Platinum.[44][45]

Singel pertama dari album ini yaitu “Si tu l’avoues” untuk pasaran Perancis, “Crazy” untuk pasaran internasional, serta “Jadi Milikmu” untuk pasaran Indonesia.

Pada tahun 2009, Anggun menggelar konser di 5 kota di Indonesia bertajuk “Anggun Indonesia Roadshow 2009″. Dalam pegelaran ini Anggun menggandeng sejumlah penyanyi populer Indonesia, di antaranya Bunga Citra Lestari, Dewi Sandra, Pinkan Mambo, Glenn Fredly dan Ello.

Kehidupan pribadi

Pada tahun 1992, Anggun menikah muda dengan dengan Michel de Ghea, seorang pria berkebangsaan Perancis. Konon pernikahan ini awalnya kurang disetujui oleh pihak keluarga Anggun karena perbedaan usia yang besar dan usia Anggun yang masih terlalu muda untuk menikah. Bersama Michel, Anggun kemudian hijrah ke Eropa untuk mewujudkan mimpi besarnya. Pasangan ini menetap di London, Inggris sejak tahun 1994, lalu kemudian pindah ke Paris, Perancis. Namun sayangnya setelah 7 tahun, pernikahan ini kandas di tahun 1999.

Sejak menetap di Montreal, Kanada pada tahun 2003, Anggun mulai menjalin hubungan dengan Oliver Maury, seorang sarjana politik Kanada. Setahun berikutnya, hubungan ini berlanjut ke jenjang perkawinan melalui upacara sederhana di Bali. Maury kemudian diangkat sebagai manajer Anggun. Namun kemudian pernikahan ini kembali kandas di tahun 2006.

Anggun kemudian menjalin hubungan dengan Cyril Montana, seorang penulis Perancis. Pada 8 November 2007, Anggun melahirkan putri pertamanya yang diberi nama Kirana Cipta Montana Sasmi.

Aktivitas lain

Anggun merupakan salah satu artis yang sangat peduli pada masalah sosial. Sejak karier internasionalnya, Anggun telah terlibat dalam banyak proyek album amal, diantaranya Ensemble contre le Sida (1998), Les enfoires (1999), Les Restos du coeur (1999), Echoes of the Earth (2000), Les voix de l’espoir (2001), Gaia (2002), le Concert pour la Paix (2003), Genesis (2004) (duet bersama Peter Gabriel), “L’or de nos vies” (2005) (singel kampanye melawan AIDS), “Pour que tu sois libre” (singel amal tahun 2007). Anggun juga telah banyak mengadakan konser-konser amal bersama para musisi di Eropa, sebut saja Konser Melawan AIDS di tahun 2006 di Monako dan Konser Melawan Malaria di Swiss yang didukung beberapa musisi dari 5 benua.[48].

Pada tahun 2005, Anggun dinobatkan sebagai ambassador atau juru bicara Perserikatan Bangsa Bangsa untuk skim mikrokredit. Anggun ditunjuk PBB untuk menyukseskan pengentasan kemiskinan di negara-negara berkembang di seluruh dunia.[34] Pada tahun 2007, Anggun juga terpilih sebagai “Marraine de l’environnement” (duta lingkungan hidup) serta mendapat penghargaan “Le Grand Couer de l’annee” atas kontribusinya dalam sejumlah permasalahan sosial dan lingkungan hidup di Perancis.[49] Di Indonesia, pasca tsunami menyerang negara-negara Asia pada tahun awal tahun 2004, Anggun terbang ke Aceh untuk membantu rehabilitasi di sana.

Produk iklan

Anggun merupakan salah satu penyanyi yang tidak terlalu tertarik dengan bidang di luar dunia tarik suara, termasuk menjadi duta atau model iklan. Ia sudah sering menolak tawaran iklan yang datang padanya. Menurut Anggun, ia memang sengaja menunda keinginannya untuk menjadi bintang iklan, karena menurut adat di Eropa, bila menolak tawaran, reputasi malah semakin meningkat.[35] Pada tahun 2005, Anggun untuk pertama kalinya menerima tawaran sebagai duta dari produk jam tangan mewah asal Swiss, Audemars Piguet.

Pada tahun 2008, Anggun kembali menerima tawaran sebagai ambassador dari produk sampo asal Amerika Serikat, Pantene, serta merek susu asal Selandia Baru, Anlene.Awalnya Anggun sempat menolak tawaran Anlene, tapi karena misi yang di bawa Anlene untuk pemberantasan osteoporosis di Indonesia, Anggun pun tertarik menjadi duta produk Anlene.

Keartisan dan citra

Di awal kariernya sebagai penyanyi rock, Anggun amat dikenal akan penampilannya yang tomboi dan khas. Gaya berbusananya saat itu: menggunakan baret miring, celana pendek, jaket paku-paku, dan sepatu boot, sempat menjadi tren di era awal 1990-an. Namun, sejak bertransformasi menjadi penyanyi internasional di tahun 1997, Anggun mengubah total genre musik termasuk penampilannya menjadi lebih feminin dan seksi. Penampilan khas wanita Asia dengan rambut hitam panjang dan kulit sawo matang merupakan ciri khas yang selalu dipertahankannya. Untuk menunjang penampilannya, Anggun telah banyak mendapat bantuan para desainer kondang dari seluruh dunia, diantaranya Azzedine Alaïa, Dolce & Gabbana, Roberto Cavalli dan lainnya. Berkat penampilannya, Anggun didaulat sebagai juri dalam kontes kecantikan Miss France 2009.

Akibat penampilannya yang terlalu seksi, Anggun pernah tersandung masalah pornografi. Video klip “Saviour” milik Anggun yang dirilis tahun 2006 sempat dicekal di Indonesia karena terganjal RUU Anti Pornografi dan Pornoaksi yang saat itu sedang hangat-hangatnya dibahas.[52] Anggun merasa kecewa dan menyatakan penolakannya terhadap RUU tersebut.

Anggun juga dikenal sebagai penyanyi Asia yang berkarakter kuat dan sangat menjiwai lagu-lagunya. Anggun memiliki jenis vokal kontralto yang cukup kuat dan powerfull dengan jangkauan lebih dari 3 oktaf.Dengan modal vokalnya, Anggun mampu menyanyikan hampir seluruh genre musik mulai dari rock, pop, etnik, jazz, elektronika, urban, house, R&B, hingga hip hop.

Diskografi

Album berbahasa Indonesia

  • Dunia Aku Punya (1986)
  • Anak Putih Abu Abu (1991)
  • Nocturno (1992)
  • Anggun C. Sasmi… Lah!!! (1993)
  • Yang Hilang (1994)

Album berbahasa Perancis

  • Au nom de la lune (1997)
  • Désirs contraires (2000)
  • Luminescence (2005)
  • Elévation (2008)

Album berbahasa Inggris

  • Snow on the Sahara (1998)
  • Anggun (1998)
  • Chrysalis (2000)
  • Open Hearts – Original Soundtrack (2002)
  • Luminescence (2005)
  • Best Of (2006)
  • Elevation (2008)

http://gudangartis.com/anggun-c-sasmi/

Posted in Anggunesia | 1 Comment

Habis Miyabi Terbitlah Rin Sakuragi

Kabar baru nie dari dunia perfilman tanah air kita.

Setelah gak jadinya mendatangkan Maria “MIYABI” Ozawa untuk bermain film di Indonesia, kini kembali Indonesia mengalami kontroversi dengan kemunculan RIN SAKURAGI. Siapakah RIN SAKURAGI ? Mungkin belum banyak yang tahu mengenai sosok ini.

RIN SAKURAGI merupakan salah satu aktris berdarah Jepang yang sangat fenomenal saat ini. Dia merupakan penerus MIYABI dalam industri Film Dewasa di Jepang, bahkan salah satu media terkemuka menuliskan kalau RIN SAKURAGI lebih fenomenal dari pada MARIA OZAWA. RIN di daulat untuk menjadi pemeran utama dalam “SUSTER KERAMAS”, sebuah film besutan anak negeri.

Dengan hadirnya kembali Bintang Panas asal Jepang, kemungkinan besar akan kembali terjadi kontroversi seperti pada saat perdebatan akan kedatangan Maria Ozawa beberapa bulan lalu. Mungkin kita masih dapat mengingat kembali bbagaimana respons dari berbagai kalangan tentang kedatangan Miyabi ke Indonesia. Ada sebagian besar menolak keras kedatangannya dikarenakan Dia adalah bintang panas yang saat ini sedang BOOMING. Siapa yang tidak kenal dengan namanya, kalau kita tanya dengan remaja2 para pria2 yang umurnya rata-rata 17-40 tahun pasti akan mengenali langsung siapa Miyabi dari namanya saja. Hampir puluhan judul film dewasa yang telah dibintanginya dan menjadikannya sebagai Bintang Panas terlaris saat ini.

Ternyata, nama Miyabi bukan satu2nya yang terkenal di Jepang, RIN SAKURAGI merupakan rivalnya di industri film dewasa Jepang. Saat saya googling tentang RIN ternyata saya sangat terkejut dengan sosoknya. Bagaimana tidak, ia sudah menjadi bintang porno sejak usia 17 tahun dan dalam kurun waktu kurang lebih satu tahun dia telah membintangi 8 judul film panas (gag kebayang….apa yang terjadi pada “V” nya ==> komentar salah seorang di suatu sites) dan memposisikan dirinya di urutan ke-2 bintang porno terlaris saat ini versi AV IDOL (salah satu industri film porno terbesar di Jepang) dan kabarnya dia telah mengalahkan popularitas Miyabi. FANTASTIS :)

Dan saat ini dia telah (atau kan syuting,gag tw juga) menjadi pemeran utama di film “SUSTER KERAMAS” yang tidak lama lagi kan segera dirilis (gag tw pasti tanggalnya).

Apakah nasibnya akan sama dengan pendahulunya yang mengalami Kontra di Indonesia???

Apa yang akan di lakukannya????

Posted in Anggunesia | 1 Comment

Konser Anggun Diprotes KomNas PA – Puteri Kebanggaan Negeri Yang Dizolimi Bangsa Sendiri

Siapa yang tidak kenal Anggun C. Sasmi, atau yang secara internasional dikenal dengan nama Anggun saja?. Dia adalah penyanyi Indonesia pertama yang sukses melanglang buana ke hampir seluruh belahan bumi lewat bakal dan kemampuannya yang sudah diakui dunia internasional.

Dia adalah inspirasi yang cukup berpengaruh untuk artis-artis Indonesia dan Asia lainnya untuk berani ’bertarung’ dikancah musik dunia untuk tujuan memperkenalkan kekuatan dan bakat-bakat besar yang selama ini tersembunyi di Asia.

Anggun adalah sebuah kebanggaan. Anggun adalah salah tau kabar baik dari Indonesia dimata masyarakat internasional ketika Indonesia lebih didominasi oleh pemberitaan dan reportasi negatif mengenai korupsi, pelanggaran HAM, peta politik yang amburadul, kemiskinan dan lain-lain.
Sebuah negara lain bahkan berani menyatakan bahwa Anggun adalah ’eksport’ terbaik yang pernah diberikan Indonesia. Jadi tidak berlebihan apabila Anggun adalah salah satu figur kebanggaan bangsa.

Ketika kembali mengunjungi Indonesia, seharusnya Anggun disambut dengan hangat ditanah kelahirannya sendiri. Negara yang image dan namanya berhasil dia angkat ke level yang lebih baik lewat kapasitasnya sebagai seorang penyanyi. Benarkah seperti itu?

Tahun ini Anggun menggelar konser dibeberapa wilayah di Indonesia : Bali, Surabaya , Bandung dan Jogjakarta. Konser di Denpasar dan Surabaya berjalan lancar dan sukses sekitar dua bulan yang lalu. Ketika konser di Bandung usai digelar, tiba-tiba Anggun diprotes sebuah pihak yang mengatasnamakan lembaga KomNas Perlindungan Anak (KPA). Alasannya karena konser Anggun disponsori oleh produk rokok dan ini dianggap bertentangan dengan posisi Anggun sebagai Duta Food & Agricultural Organisation milik PBB.

Bayangkan, Anggun terpilih sebagai salah satu Duta PBB bersama selebriti dunia lainnya adalah merupakan sebuah kebanggaan. Hanya karena urusan ’sepele’ perihal sponsor, lembaga yang seharusnya mendukung anak negeri ini justru seperti berusaha memberi kesan bahwa Anggun sebenarnya tidak cukup pantas untuk menjadi duta PBB.

Beliau yang mengatasnamakan diri sebagai KPA itu lupa bahwa PBB tidak memilih duta pilihan mereka sambil bermain dadu dan mencomot nama yang kebetulan muncul secara random.
Mereka mungkin tidak tau bahwa sebelum menentukan seorang duta atau juru bicaranya, PBB terlebih dahulu melakukan survey dan menyelediki track record artis yang bersangkutan apakah sesuai dengan kriteria dan standar yang telah ditetapkan oleh PBB.
Mereka mungkin merasa lebih pintar dan lebih berkompeten dalam memilih duta PBB daripada pihak PBB itu sendiri.

Mengenai sponsor rokok, ini bukan kali pertamanya konser Anggun disponsori produk rokok. Konser akbar Anggun di Jakarta tahun 2001 dan 2005 juga disponsori oleh rokok. Seharusnya ini bisa saja menjadi masalah, tetapi ternyata terbukti tidak menjadi masalah. Buktinya tahun 2005 Anggun justru didaulat menjadi duta PBB sebagai jurubicara program Mikro Kredit yang bertujuan membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat kecil melalui bantuan pinjaman dana tanpa agunan atau bunga. Berarti memang tidak ada masalah PBB dengan track record Anggun.

Tetapi mengapa tiba-tiba menjadi masalah ketika konser paralel Anggun digelar di Bandung? Sebelum menggelar konser di Bandung, Anggun sudah menggelar konser di Bali dan Surabaya dengan sponsor yang sama. Beberapa waktu kemudian Anggun justru dipercaya menjadi duta FAO oleh PBB. Nah lho! Dalam kasus ini, kalau saja kita bisa memandang sesuatu dengan pikiran jernih dan cerdas berarti PBB tidak merasa bermasalah dengan konser Anggun yang disponsori oleh produk rokok tersebut.

Tetapi kenapa Kak Seto justru menganggap ini sebagai sebuah masalah? Apakah beliau itu lebih peduli mengenai perlindungan anak dibanding organisasi PBB yang memiliki Unicef? Mungkin Kak Seto perlu sekali-sekali ikut menonton konser Anggun atau konser musisi lain yang disponsori produk rokok supaya bisa melihat kenyataannya seperti apa.

Bahwa esensi dari sebuah konser musik adalah menghibur dan menginspirasi. Sponsor hanya sebatas penyandang dana. Bahkan meski statusnya adalah sponsor utama, dikonser musik tidak pernah ada bertebaran iklan rokok yang sifatnya persuasif.
Ketika Anggun berada diatas panggung konser yang disponsori produk rokok tersebut, Anggun tidak pernah mengajak atau menganjrukan penonton untuk merokok. Anggun bahkan menggandeng penyanyi-penyanyi seniornya untuk tampil bersama serta memberi dukungan bahwa penyanyi Indonesia juga punya potensi untuk mengikuti jejaknya atau bahkan melampaui pencapaiannya. Pada poin ini, esensi konser Anggun adalah positif.

Bahkan salah seorang tokoh KomNas Anak yang lain : Aris Sirait , tega menyatakan bahwa Anggun lebih baik menjadi ‘duta kemiskinan’ saja. So childish, eh? Mengurusi masalah anak-anak bukan berarti beliau menjadi menjadi kekanak-kanakan.

PBB tidak butuh Duta Kemiskinan, karena ’duta kemiskinan’ itu sendiri adalah ribuan saudara-saudara kita dimuka bumi ini yang hidup berdampingan dengan kita dinegara tercinta Republik Indonesia ini. Rasanya tidak perlu harus menjadi jenius untuk bisa melihat bahwa peran Anggun sebagai duta FAO setidaknya bisa membuka mata dunia bahwa di Indonesia asalnya juga ada beberapa wilayah yang kekurangan pangan dan mungkin butuh bantuan dan dukungan dari negara-negara yang lebih makmur. Berharap melulu dari pemerintah? Are u kidding me?

Dan sepertinya Kak Seto juga perlu diingatkan bahwa zaman sudah berubah. Anak-anak muda sekarang sudah lebih cerdas dan kritis. Mungkin waktu zamannya Kak Seto, beliau gampang dipengaruhi oleh sebuah label atau merek untuk melakukan sesuatu yang merugikan diri sendiri. Sementara anak muda zaman sekarang sudah tidak mau didikte harus melakukan ini dan itu. Anak muda zaman sekarang lebih suka diberi kebebasan untuk menentukan sendiri mana yang baik dan mana yang buruk untuk diri mereka sendiri serta belajar dari kesalahan.

Sepertinya sudah saatnya beberapa lembaga nasional dinegeri ini berhenti mengurusi atau mempermasalahkan urusan orang lain. Berhentilah menganggap bahwa negeri ini dipenuhi oleh orang-orang yang tidak punya karakter yang bodoh dan lugu, yang gampang terkontaminasi hal-hal buruk. Mungkin memang beliau-beliau itu mereka memang karakternya seperti itu, tetapi bukan berarti mereka menganggap orang lain juga sama seperti mereka kan?

Saya sarankan agar konser Anggun berikutnya, sebaiknya Kak Seto ikut nonton. Mungkin pihak panitia akan berbaik hati dan bermurah hati memberikan tiket gratis agar Kak Seto dan kawan-kawan bisa melihat dan menyaksikan sendiri esensi dan visi/misi konser musik itu apa.

Inti utama dari tulisan saya ini adalah : ketika sesuatu itu bisa dijadikan sebagai sesuatu yang BUKAN MASALAH, kenapa memaksakan diri menjadikannya menjadi MASALAH?

Top of Form

Bottom of Form

Sumber : Catatan dari Facebook Harrys H

Posted in Anggunesia | Leave a comment

Baru mulai lagi nie…

Akh..dah lama gag posting di sini…kngen juga nie…..pngen ngubah penampilan nie blog, tapi gmn ya…susah bgt cari templatenya…..ada yang bisa bantuin gag ya…..sebenernya indra suka ma tampilan blog nya si mbak dita…bagus bgt tuh…gmn ya biar blog nya Indra bisa kayak gitu…..cari templatenya tuh dmn sih…sussah bgt….gw janji dah klo dah berubah tampilan  blog ini, Q akan selalu ngeposting semua hal yang Q lakuin dan Q lihat disekitarku…..please friend…helped me…..;(

Posted in Anggunesia | Leave a comment

The enD

Oka Albino

okaNie orang yang paling bwat ksel gw…gak tw ya knpa..setiap ketemu ma dia bawaannya naek pitam ajah..mungkin nie orang auranya gak bagus ya….

eittss….jangan salah paham dulu yah reader….

sebenernya sih itu sikap saling sayang dalam persahabatan kita….gak enak lah klo dalam berteman itu lurus2 aja…gak ada ribut2nya tuh kurang afdol kali ya….

sebenernya sih nie anak aslinya baek2 bgt…udah pinter,baek lagi..tapi sayang..sikapnya yang selalu blak2an bwat gw rada2 gak nyaman…mudah2an bisa di ubah ya sob….

pkknya dia ini juga gokil…rada2 kotor juga….biasa lah..nie orang paling paling ngefans ma MIYABI(sebenernya gw juga sih ngefans…xixixixixi :) )

pkknya setiap kita ketemu tuh ada aja yang bikin kita ribut2…tapi gak lama kq….gak sampe tonjok2an juga sih..

pkknya apapun kalian,..selama persahabatan kita berjalan dengan baik dan sesuai dengan harapan kita..mudah2an akan bertahan sampe kapanpun…..

dan gw berharap dari persahabatan kita ini nantinya akan berlanjut smpe generasi2 penerus kita…gw yakin semua hal yang diawali dengan  niat baik dan bismillah akan mengasilkan yang baik juga, bahkan lebih dari yang kita harapkan…AMIIN

Posted in Anggunesia | Leave a comment

==>

M. Akbar Fade

dscn4462cwok kelahiran 18 November merupakan sobat gw yang terbaru..secara gw kenal ma dia baru sih…itupun kenalnya dari si Def dan Bontot…Nie anak pendiem bgt aslinya..tapi dibalik diamnya itu ternyata baru gw ketahuan klo sebenernya dia itu Nyenyes bgt…

hampir drop waktu pertama lihat mulut nya itu comment tentang sesuatu yang aneh…..ternyata emang bener ya pepatah yang mengatakan klo cabe merah itu tak sepedas cabe rawit….nie anak biar posturnya gak lumayan tinggi tapi akalnya tinggi bgt…..aprreciate bgt pas lihat dia mengeluarkan komentar2 pedasnya..seakan2 gw lagi nonton acara Indonesia Idol…

but…bwat gw loe termasuk sahabat gw yang paling baek juga…

Posted in Anggunesia | Leave a comment

Next

Klo yang ini namanya Febriansyah…biasanya dipanggil Bontot. Nie anak yang selalu SLOW BUT SURE dalam hal apapun…Nie anak sm kyak si Bloor…suka rese’ jga tapi gak terlalu kyak si Bloor…..nie orang klo blom knal emang agak sombong..tapi klo udah kenal..bisa2 gak berhenti ngobrol ma dia…..Tipe2 anak rumahan yang diem2 tapi ngabisin jg nie…(Kidding brow….). Suka ma hal2 tentang IT ( ya..wajar dunk..kan kuliahnya ambil FASILKOM)…rencananya sih mw mempelajari lebih dalam lagi tentang Networking…alasannya sih simple…gak pengen sama kayak yang lainnya….

Klo mw knal lebih lanjut ma dia add facebooknya ajah..browse aja “BONTOT FEBOT”copy-of-votoe667-001

Posted in Anggunesia | Leave a comment